Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran: 9 Ide Kegiatan Interaktif yang Bisa Dicoba Pengajar di Kelas

Pengajar dan siswa berinteraksi dalam kegiatan presentasi di kelas untuk mendukung pemanfaatan AI dalam pembelajaran.
Reading Time: 7 minutes

Di tengah perkembangan teknologi, pengajar punya lebih banyak cara untuk menciptakan suasana belajar yang menarik. Salah satunya melalui pemanfaatan AI dalam pembelajaran, yang bisa membantu menghadirkan aktivitas kreatif sekaligus mendorong siswa untuk lebih aktif selama proses belajar-mengajar.

Penggunaan AI di kelas nggak harus rumit atau membutuhkan persiapan panjang. Ada banyak kegiatan sederhana yang bisa disesuaikan dengan materi dan kebutuhan siswa. Yuk, simak 9 ide kegiatan interaktif berbasis AI yang bisa kamu coba sebagai pengajar untuk membuat pembelajaran lebih dinamis!

Pengajar mendampingi siswa menggunakan laptop bersama dalam kegiatan belajar di kelas.

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran di Kelas

Pernah merasa perlu waktu ekstra untuk menyiapkan materi atau mencari cara baru agar siswa lebih antusias belajar? AI bisa jadi salah satu solusi yang patut dicoba. Teknologi ini dapat membantu pengajar menyusun bahan ajar, merancang aktivitas seru, hingga menyesuaikan latihan dengan kebutuhan siswa. Nah, supaya penggunaannya nggak sekadar ikut tren, lihat bagaimana pemanfaatan AI dalam pembelajaran bisa sangat  mendukung proses edukasi di kelas.

Untuk lebih lengkapnya, bisa dibaca di sini ya!

AI sebagai Asisten Pengajar dalam Menyiapkan Materi

Menyiapkan materi yang menarik memang butuh waktu dan kreativitas. Apalagi, setiap topik punya tantangannya sendiri. Dengan bantuan AI, pengajar bisa lebih mudah mencari contoh sederhana untuk menjelaskan konsep yang rumit, merangkum bacaan panjang, atau menyusun soal latihan sesuai materi yang akan dibahas. Hasilnya bisa menjadi bahan awal yang kemudian dikembangkan agar lebih sesuai dengan karakter siswa.

Mendukung Pembelajaran yang Lebih Personal dan Adaptif

Setiap siswa punya cara dan kecepatan belajar yang berbeda. Ada yang cepat memahami materi lewat contoh, ada pula yang perlu latihan tambahan sebelum benar-benar menguasainya. AI dapat membantu pengajar menyiapkan materi yang lebih beragam, mulai dari soal dengan tingkat kesulitan berbeda hingga penjelasan alternatif untuk topik yang masih terasa sulit.

Meningkatkan Keterlibatan Siswa melalui Aktivitas Berbasis AI

Belajar akan terasa lebih menyenangkan ketika siswa nggak hanya duduk mendengarkan, tetapi juga ikut terlibat dalam prosesnya. AI bisa membantu menghadirkan aktivitas yang lebih variatif, seperti membuat rangkuman visual, menyusun cerita interaktif, atau mengeksplorasi suatu topik melalui diskusi. Kegiatan semacam ini memberi kesempatan bagi siswa untuk mengolah informasi sekaligus menyampaikan ide dengan cara mereka sendiri.

Dengan sedikit kreativitas, AI bisa membantu pengajar menghadirkan kegiatan belajar yang lebih interaktif dan membuat siswa lebih antusias mengikuti pelajaran. Mulai dari kuis hingga permainan berbasis materi, ada banyak aktivitas menarik yang bisa dicoba dan disesuaikan dengan kebutuhan kelas.

9 Ide Kegiatan Interaktif dengan AI di Kelas

Sudah terbayang tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran? AI paling berguna ketika siswa dilibatkan langsung, bukan sekadar menerima hasilnya. Berikut 9 ide yang bisa disesuaikan dengan mata pelajaran dan jenjang kelas. Tidak perlu dicoba semuanya. Pilih satu atau dua yang paling sesuai, lalu kembangkan secara bertahap.

1. Kuis Interaktif Buatan AI

Kuis fleksibel digunakan, baik sebagai pembuka, pengecek pemahaman, maupun penutup pelajaran. Minta AI membuat 10 soal pemanasan dari materi pertemuan sebelumnya, lalu tampilkan satu per satu di layar. Jika ada soal yang banyak dijawab keliru, topik tersebut perlu dibahas ulang. Pastikan kunci jawabannya diperiksa terlebih dahulu.

2. Cerdas Cermat Antarkelompok

Jika kuis terasa terlalu santai, cerdas cermat bisa menjadi alternatifnya. Bagi kelas menjadi beberapa tim, lalu minta AI menyiapkan soal untuk tiap babak. Misalnya, tebak istilah, jawab singkat, dan studi kasus mini. Persaingan yang sehat dapat membuat siswa lebih semangat mengulang materi, dan inilah salah satu contoh pemanfaatan AI dalam pembelajaran yang praktis tanpa membuat siswa merasa sedang belajar.

3. Wawancara Tokoh dengan AI

Bayangkan siswa dapat berbincang langsung dengan tokoh yang selama ini hanya mereka baca di buku. Minta AI memerankan tokoh sejarah atau ilmuwan, lalu siswa menyiapkan pertanyaannya. Setelah sesi selesai, ajak mereka membandingkan jawaban AI dengan buku teks agar terbiasa memeriksa kembali informasi.

4. Ajari AI: Siswa Jadi Pengajar

Pemahaman sering kali baru terbentuk setelah seseorang mencoba menjelaskannya kepada orang lain. Pada kegiatan ini, AI berperan sebagai murid yang belum paham dan sesekali sengaja menyimpulkan dengan keliru. Siswa bertugas menjelaskan sekaligus meluruskannya. Jika mereka kesulitan, berarti bagian tersebut belum sepenuhnya dikuasai.

5. Debat Optimis vs Pesimis

Banyak isu tidak sesederhana benar atau salah. Minta AI menyusun argumen awal untuk kedua sisi, misalnya tentang boleh tidaknya membawa HP ke sekolah. Satu kelompok membela, kelompok lain menyanggah, lalu seluruh kelas menilai argumen mana yang paling kuat.

6. Tebak Aku: Siapa, Apa, atau Di Mana?

Permainan tebak-tebakan dapat dimanfaatkan untuk mengulang materi. AI memilih satu jawaban rahasia yang berkaitan dengan pelajaran, misalnya salah satu organ tubuh. Siswa menebaknya lewat pertanyaan yang hanya boleh dijawab “ya” atau “tidak”. Batasi hingga 15 pertanyaan agar siswa berpikir lebih strategis.

7. Cerita Bercabang Bersama AI

Kegiatan ini mirip permainan petualangan. AI membuka sebuah cerita, lalu siswa menentukan kelanjutannya. Materi pelajaran dapat diselipkan ke dalam alur, misalnya, cerita hanya bisa berlanjut jika siswa memilih kalimat dengan ejaan yang tepat.

8. Detektif Fakta: Cari Kesalahan di Jawaban AI

Hasil kerja AI tidak selalu benar. Minta AI menulis paragraf tentang siklus air, lalu sisipkan dua atau tiga kesalahan konsep. Siswa berperan sebagai detektif yang bertugas menemukan kesalahan tersebut dan membuktikannya melalui buku atau sumber terpercaya.

9. Roulette Soal dari Siswa

Biasanya pengajar yang menyusun soal. Kali ini, giliran siswa. Setiap siswa menulis satu pertanyaan, lalu AI membantu merapikannya. Soal-soal tersebut dikocok dan dibagikan secara acak untuk dijawab di depan kelas. Soal terbaik dapat digunakan kembali untuk latihan.

Dari kuis hingga roulette soal, AI berperan menyiapkan bahan, sedangkan siswa yang mengolah dan mengujinya. Namun, apa pun kegiatannya, kualitas hasil AI sangat ditentukan oleh instruksi atau prompt yang diberikan. Prompt AI yang menyebutkan materi, jenjang, dan tujuan pembelajaran akan menghasilkan jawaban yang jauh lebih tepat sasaran.

Prompt AI dapat membantu pengajar merancang aktivitas pembelajaran yang lebih interaktif.

Contoh Prompt AI untuk Mendukung Kegiatan di Kelas

Kegiatan yang menarik belum tentu menghasilkan bahan yang tepat kalau instruksinya terlalu umum. Jika ingin memaksimalkan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, prompt yang dipakai guru harus diposisikan sebagai pembantu AI memahami siapa siswanya, apa tujuannya, dan hasil seperti apa yang dibutuhkan. 

Cara Menyusun Prompt yang Efektif

Prompt yang efektif umumnya memuat empat unsur berikut:

  • Peran: tentukan AI berperan sebagai siapa, misalnya penyusun soal, tutor, atau tokoh sejarah.
  • Konteks: sebutkan mata pelajaran, jenjang, dan materi yang sedang dibahas.
  • Tugas: jelaskan hasil yang diminta secara spesifik, termasuk jumlahnya.
  • Format dan batasan: tentukan bentuk jawaban, panjang teks, tingkat kesulitan, dan bahasa yang digunakan.

Hasil pertama dari AI tidak harus langsung dipakai. Pengajar bisa menyempurnakannya dengan perintah lanjutan, seperti meminta bahasa yang lebih sederhana atau soal yang lebih menantang.

Contoh Prompt untuk Berbagai Kebutuhan Pembelajaran

Contoh berikut disesuaikan dengan sebagian ide kegiatan di atas. Ganti bagian dalam tanda kurung siku sesuai kebutuhan kelasmu.

Kuis interaktif

Hello! You are an experienced [subject] teacher. I teach [grade level] students.

Please create 10 multiple-choice questions about [topic]: 3 easy, 4 medium, and 3 difficult. For each question, give four answer options, the correct answer, and a short explanation.

Menjadi tutor (Khusus kelas bahasa Inggris)

Hello! I am an Indonesian learner of English.

Sometimes I get confused about the difference between two similar English words. Your job is to be my friendly English Tutor and explain the difference in Bahasa Indonesia.

First, please explain the difference between these two words: “reason” and “cause”.

Tolong jelaskan:

  1. Apa perbedaan makna “reason” dan “cause” dalam bahasa Indonesia.
  2. Kapan biasanya kita menggunakan “reason” dan kapan menggunakan “cause”?
  3. Berikan masing-masing 3 contoh kalimat dalam bahasa Inggris, dengan terjemahan bahasa Indonesia.

Gunakan Bahasa Indonesia yang sederhana, seolah-olah Anda sedang menjelaskan kepada pelajar tingkat menengah (B1/B2).

Detektif fakta (Khusus kelas Bahasa Inggris)

Hello! Let’s play a game. You are the Chief Inspector at the Preposition Detective Agency. I am your new Detective. My English level is B1.

Your job is to give me a “case file”. A case file is a short paragraph (about 5–7 sentences long) about a simple topic, like “planning a weekend trip”.

Importantly, in this paragraph, you must make 3–4 errors using the prepositions of time and place (in, on, at). Some sentences should be correct to make it challenging. You can also make a mistake by adding a preposition where it’s not needed (e.g., “on last Friday”).

My job as the Detective is to:

  • Read the case file.
  • Find the sentences with preposition errors.
  • Write a report correcting the errors and explaining why each one was wrong.

Please give me my first case file now.

Debat optimis vs pesimis

Hello! You are a debate coach for [grade level] students. Our debate topic is “[debate topic]”.

Please give me 3 arguments in favor and 3 arguments against. For each argument, include one real-life example. Use simple language that suits [grade level] students.

Seperti hasil AI lainnya, pastikan semua bahan diperiksa kembali sebelum dipakai di kelas.

Selain ketiga contoh prompt dalam bahasa Inggris tersebut, kamu juga bisa memakai prompt berbahasa Indonesia berikut untuk dipakai di kelas.

Wawancara tokoh

Halo! Mari bermain peran. Kamu adalah [nama tokoh], tokoh yang dikenal dalam [mata pelajaran/topik]. Saya adalah guru, dan siswa saya [jenjang] akan mewawancaraimu.

Tugasmu:

  1. Jawab setiap pertanyaan seolah-olah kamu benar-benar tokoh tersebut, sesuai dengan masa dan latar belakangnya.
  2. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami siswa [jenjang].
  3. Jawab dalam 3-4 kalimat per pertanyaan.
  4. Jika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab berdasarkan fakta sejarah, katakan dengan jujur dan jangan mengarang.

Setelah wawancara selesai, saya akan mengetik “selesai”. Saat itu, keluarkan peranmu dan berikan daftar fakta penting dari jawabanmu yang perlu dicek oleh siswa di buku teks.

Mulai dengan memperkenalkan dirimu dalam 2 kalimat.

Tebak aku

Halo! Mari bermain tebak-tebakan. Kamu adalah pemandu permainan, dan saya adalah guru dengan siswa [jenjang].

Pilih satu jawaban rahasia (tokoh, benda, atau konsep) yang berkaitan dengan materi [topik]. Jangan sebutkan jawabannya sampai permainan selesai.

Aturan permainan:

  1. Siswa boleh bertanya maksimal 15 kali.
  2. Kamu hanya boleh menjawab “ya”, “tidak”, atau “belum bisa dipastikan”.
  3. Setelah pertanyaan ke-10, berikan satu petunjuk singkat.
  4. Jika siswa menebak dengan benar atau 15 pertanyaan sudah habis, ungkapkan jawabannya dan jelaskan dalam 2-3 kalimat.

Cerita bercabang

Halo! Mari membuat cerita petualangan interaktif. Kamu adalah pencerita, dan saya adalah guru dengan siswa [jenjang].

Buat cerita bertema [tema/topik pelajaran]. Ceritanya berjalan dalam beberapa bagian, dan setiap bagian terdiri dari:

  1. Satu paragraf pendek (3-4 kalimat).
  2. Tiga pilihan kelanjutan (A, B, dan C). Salah satu pilihan harus berkaitan dengan [materi yang ingin diselipkan, misalnya ejaan, peristiwa sejarah, atau konsep sains].

Tunggu sampai saya memilih sebelum melanjutkan ke bagian berikutnya. Cerita berakhir setelah 5 bagian. Gunakan bahasa yang sesuai dengan siswa [jenjang].

Mulai dengan bagian pertama.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengintegrasikan AI dalam Pembelajaran

Sebelum dipakai di kelas, ada beberapa hal yang perlu dipastikan agar penggunaan AI tetap aman dan tepat sasaran.
  • Periksa akurasi hasil AI. AI bisa keliru atau menyajikan informasi yang terdengar meyakinkan padahal salah. Cek kembali materi dan kunci jawaban sebelum dibagikan ke siswa.
  • Jaga data pribadi siswa. Jangan memasukkan nama lengkap, nilai, atau identitas siswa ke platform AI. Gunakan contoh umum atau data yang sudah dianonimkan.
  • Sesuaikan dengan usia dan kebijakan sekolah. Tidak semua platform AI cocok untuk semua jenjang. Pastikan penggunaannya sejalan dengan aturan sekolah dan ketentuan usia dari platform yang dipakai.
  • Pertahankan peran pengajar. AI membantu menyiapkan bahan, tetapi penilaian dan keputusan pembelajaran tetap ada di tangan pengajar.
  • Ajarkan siswa berpikir kritis. Dorong siswa membandingkan jawaban AI dengan sumber lain agar tidak langsung menerima semua informasi.
Memperhatikan semua hal di atas memang butuh waktu, terutama saat harus merancang kegiatan baru setiap pertemuan. Agar lebih terbantu, pengajar bahasa Inggris bisa mengikuti WhatsApp Channel ClarityEnglish yang khusus dibuat untuk English teachers dan berisi tips, artikel, serta aktivitas sederhana berbasis AI yang bisa langsung diterapkan di kelas. Dengan ide yang sudah tersedia, pengajar tidak perlu memulai dari nol dan bisa lebih fokus memeriksa hasil AI serta mendampingi siswa.

Belajar Bahasa Inggris Bersama ClarityEnglish

Yuk, dapatkan tips dan materi bahasa Inggris melalui WhatsApp Channel kami!

Gabung WhatsApp Channel ClarityEnglish →
Pemanfaatan AI dalam pembelajaran untuk menciptakan kegiatan interaktif bagi siswa di kelas

Penutup

Pemanfaatan AI dalam pembelajaran bukan soal menggantikan peran pengajar, melainkan membantu menghadirkan kegiatan yang lebih hidup dan melibatkan siswa. Mulailah dari satu kegiatan sederhana, evaluasi hasilnya, lalu kembangkan sesuai kebutuhan kelas. Dengan instruksi yang jelas dan pemeriksaan yang cermat, AI bisa menjadi mitra yang membantu pengajar menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif.

Referensi

BINUS University Bandung. (2025, 25 Agustus). 13 manfaat AI dalam dunia pendidikan yang mengubah cara belajar. https://binus.ac.id/bandung/2025/08/13-manfaat-ai-dalam-dunia-pendidikan-yang-mengubah-cara-belajar/

deBara, D. (n.d.). 25 interactive classroom ideas. Canva. https://www.canva.com/learn/interactive-classroom-ideas/

Digital Futures Institute, Teachers College, Columbia University. (n.d.). AI in education guides: Tips and tricks for prompt writing. https://www.tc.columbia.edu/digitalfuturesinstitute/learning–technology/instructional-guides–resources/self-paced-learning-guides/ai-in-education-guides-tips-and-tricks-for-prompt-writing/

Google for Education. (n.d.). AI-powered teaching prompts for educators. https://edu.google.com/resources/ai-for-k-12-educators/

Guru Berdaya. (n.d.). Peran artificial intelligence dalam pembelajaran di kelas. https://guruberdaya.org/peran-artificial-intelligence-dalam-pembelajaran-di-kelas/

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2026, 5 Februari). Mendikdasmen: AI merupakan alat pendukung pembelajaran, bukan pengganti guru [Siaran pers]. https://www.kemendikdasmen.go.id/siaran-pers/14677-mendikdasmen-ai-merupakan-alat-pendukung-pembelajaran-bukan-pengganti-guru

Mandiri Artha Solusi. (n.d.). Mudah ciptakan impian pembelajaran interaktif di kelas. https://www.mandiriarthasolusi.co.id/news/mudah-ciptakan-impian-pembelajaran-interaktif-di-kelas/

MIT Sloan Teaching & Learning Technologies. (n.d.). Practical strategies for teaching with AI. Massachusetts Institute of Technology. https://mitsloanedtech.mit.edu/ai/teach/practical-strategies-for-teaching-with-ai/

UNESCO. (2025). AI and the future of education: Disruptions, dilemmas and directions [Concept note]. Digital Learning Week 2025. https://www.unesco.org/sites/default/files/medias/fichiers/2025/04/CN_DLW-2025_draft_250325_public_EN.pdf

Wooclap. (2026, 11 September). 7 permainan interaktif terbaik di kelas. https://www.wooclap.com/id/blog/best-interactive-classroom-games/