Sering Paham Kata-Kata Bahasa Inggris, tapi Tetap Bingung Maksudnya? Teknik Membaca Ini Jawabannya!

Teknik membaca active reading
Reading Time: 7 minutes

Kamu mungkin pernah sampai di akhir paragraf suatu teks bahasa Inggris dan baru sadar kalau masih nggak benar-benar paham apa yang dibaca. Padahal, hampir semua katanya terasa familiar. Tenang, kondisi ini cukup wajar dan bukan berarti kemampuan bahasa Inggrismu kurang.

Saat membaca, kamu juga perlu melihat hubungan antarkalimat, menangkap ide utama, dan memahami konteks yang sedang dibahas. Nah, di sinilah teknik membaca yang tepat bisa membantu. Salah satunya adalah active reading, yaitu cara membaca dengan lebih aktif agar kamu nggak sekadar melewati kata demi kata, tetapi benar-benar memahami isi teks.

Supaya lebih jelas, yuk lihat dulu kenapa kamu bisa mengalami hal tersebut.

Mahasiswa membaca buku di perpustakaan

Apa yang Terjadi Saat Kamu Paham Kata-Kata Bahasa Inggris, tapi Masih Bingung Maksud Teksnya? Begini Penjelasannya

Kamu mungkin sudah mengenali hampir semua kata dalam sebuah kalimat, tetapi tetap merasa ada yang “nggak nyambung”. Hal ini wajar terjadi karena memahami bacaan bukan cuma soal tahu arti kata atau mengenali tata bahasa. Kamu juga perlu menghubungkan informasi yang dibaca dengan konteks dan pengetahuan yang sudah kamu punya.

Saat membaca, otak memang akan mengenali kata-kata yang sudah familiar dan menghubungkannya menjadi sebuah kalimat. Dari sini, kamu mungkin sudah bisa tahu siapa yang melakukan apa atau apa yang sedang dibicarakan. Namun, memahami satu kalimat belum tentu membuatmu langsung menangkap maksud dari keseluruhan teks.

Masalah mulai muncul ketika kamu kesulitan menghubungkan informasi yang ada menjadi satu gambaran yang utuh. Hal ini bisa terjadi karena kamu belum punya cukup konteks atau pengetahuan tentang topik yang dibahas, adanya perbedaan latar belakang budaya, atau kurang familiar dengan cara penyampaian informasi dalam bahasa Inggris. Akhirnya, kata-katanya terasa mudah, tetapi maksudnya justru sulit ditangkap.

Makanya, kamu mungkin pernah membaca satu kalimat, lanjut ke kalimat berikutnya, lalu tiba-tiba merasa, “Hah, ini sebenarnya ngomongin apa?” Kamu pun kembali membaca bagian sebelumnya untuk mencari petunjuk atau mencoba menghubungkan informasi yang tadi terlewat.

Sebenarnya, itu adalah bagian dari proses memahami bacaan. Ketika menemukan bagian yang membingungkan, otak akan berusaha mencari konteks tambahan dan menghubungkannya dengan informasi yang sudah kamu tahu. Jadi, membaca ulang bukan berarti kamu gagal memahami teks. Justru, kamu sedang berusaha membuat informasi yang awalnya terasa terpisah menjadi lebih masuk akal.

Jadi, kalau kamu pernah membaca satu paragraf berkali-kali meski tahu arti kata-katanya, kamu nggak perlu langsung menganggap kemampuan bahasa Inggrismu kurang. Bisa jadi, yang belum terbentuk adalah pemahaman terhadap konteks dan hubungan antargagasan dalam teks.

Dari sini, kita bisa melihat bahwa “mengerti” dan reading comprehension sebenarnya bukan hal yang sama. Kamu bisa mengerti arti kata atau kalimat yang dibaca, tetapi belum tentu memahami isi dan maksud keseluruhan teks. Lalu, apa sebenarnya perbedaan keduanya dalam pembelajaran bahasa Inggris?

Memahami Perbedaan “Mengerti” dan “Reading Comprehension” dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Ketika membaca teks bahasa Inggris, kamu mungkin merasa sudah paham karena bisa menerjemahkan hampir semua kalimatnya. Namun, coba tanyakan lagi pada diri sendiri: “Kalau diminta menjelaskan isi teks ini dengan kata-kataku sendiri, aku benar-benar bisa nggak ya?” Kalau masih kesulitan, bisa jadi kamu baru sampai tahap mengerti kata dan kalimat, belum sampai pada reading comprehension.

Sederhananya, “mengerti” bisa berarti kamu mengenali arti dari kata atau kalimat yang dibaca, sedangkan reading comprehension mencakup pemahaman yang lebih menyeluruh. Kamu bukan hanya tahu apa yang tertulis, tetapi juga bisa menangkap ide utama, memahami hubungan antargagasan, membaca makna dari konteks, dan memahami maksud penulis.

Misalnya, kamu menemukan kalimat “She decided to leave because she felt uncomfortable.” Kamu mungkin tahu arti decided, leave, because, dan uncomfortable. Namun, reading comprehension membuatmu bisa memahami bahwa ada alasan tertentu yang membuat tokoh tersebut pergi dan menghubungkannya dengan informasi lain dalam teks.

Itulah kenapa kemampuan membaca nggak cukup hanya mengandalkan hafalan kosakata. Semakin kompleks teks yang kamu baca, semakin penting kemampuan untuk melihat konteks dan menghubungkan satu informasi dengan informasi lainnya.

Untuk membangun kemampuan seperti ini, kamu membutuhkan teknik membaca yang membantu proses memahami teks secara lebih aktif dan terarah. Salah satu pendekatan yang bisa digunakan adalah active reading. Dengan pendekatan ini, kamu nggak hanya membaca teks sampai selesai, tetapi juga menentukan tujuan membaca dan menggunakan strategi yang sesuai untuk menemukan serta memahami informasi di dalamnya.

Apa Itu Active Reading dan Kenapa Penting untuk Reading Comprehension Teks Bahasa Inggris?

Kalau selama ini kamu membaca teks dari awal sampai akhir tanpa terlalu memikirkan apa yang sebenarnya ingin kamu cari, active reading mengajak kamu untuk membaca dengan tujuan yang lebih jelas. Kamu perlu tahu alasan membaca sebuah teks, lalu memilih reading skills yang paling sesuai dengan tujuan tersebut.

Misalnya, saat ingin mengetahui gambaran umum sebuah artikel, kamu bisa menggunakan skimming untuk menangkap inti bacaan dengan cepat. Sebaliknya, kalau sedang mencari informasi tertentu, scanning bisa membantu kamu menemukan bagian yang dibutuhkan tanpa harus membaca setiap kata.

Bukan cuma itu, active reading juga melibatkan berbagai kemampuan lain yang membantu kamu memahami teks. Kamu bisa membuat prediksi sebelum membaca, mencari topic sentence untuk menemukan gagasan utama, menebak arti kata dari konteks, atau memperhatikan kata-kata penanda seperti “in contrast” dan “on the other hand” untuk memahami hubungan antargagasan.

Dengan begitu, active reading bukan berarti kamu harus membaca setiap teks dengan cara yang sama. Justru, kamu belajar menyesuaikan strategi membaca dengan tujuan dan informasi yang ingin kamu pahami. Cara ini membuat proses membaca menjadi lebih terarah dan membantu kamu membangun reading comprehension yang lebih kuat.

Jadi, ketika berhadapan dengan teks bahasa Inggris, kamu nggak harus selalu berhenti di setiap kata yang belum kamu kenal. Yang lebih penting adalah memahami apa yang ingin kamu dapatkan dari bacaan dan strategi apa yang paling tepat untuk membantumu mendapatkannya.

Nah, strategi-strategi tersebut bisa kamu latih satu per satu saat membaca teks bahasa Inggris.

Tiga mahasiswa membaca buku bersama di perpustakaan

Cara Menerapkan Teknik Membaca Active Reading Teks Bahasa Inggris

Setelah tahu bahwa active reading melibatkan berbagai reading skills, kamu bisa mulai menerapkannya saat membaca. Nggak perlu menggunakan semua strategi sekaligus. Pilih teknik yang sesuai dengan tujuan dan jenis teks yang sedang kamu hadapi.

1. Tentukan Tujuan sebelum Membaca

Sebelum mulai membaca, coba tanyakan dulu, “Aku membaca teks ini untuk apa?”

Kamu mungkin ingin mengetahui gambaran umum sebuah artikel, mencari informasi tertentu, memahami pendapat penulis, atau mempelajari topik baru. Tujuan yang berbeda membutuhkan cara membaca yang berbeda pula.

Dengan menentukan tujuan dari awal, kamu jadi lebih tahu informasi apa yang perlu diperhatikan selama membaca.

2. Buat Prediksi tentang Isi Teks

Sebelum membaca lebih jauh, coba perhatikan judul, subjudul, gambar, atau informasi lain yang tersedia. Dari sana, buat prediksi sederhana tentang isi teks.

Misalnya, kamu menemukan judul “How Social Media Affects Students’ Sleep.” Dari judul tersebut, kamu bisa memperkirakan bahwa teks akan membahas hubungan antara penggunaan media sosial dan kebiasaan tidur siswa.

Prediksi ini membuatmu punya gambaran awal tentang bacaan dan membantu kamu lebih siap memahami informasi yang muncul setelahnya.

3. Gunakan Skimming dan Scanning

Kedua teknik ini bisa digunakan sesuai dengan tujuan membaca. Skimming membantu kamu mendapatkan gambaran umum sebuah teks tanpa harus membaca setiap kata. Kamu bisa memperhatikan judul, subjudul, dan bagian-bagian penting untuk mengetahui inti pembahasannya.

Sementara itu, scanning digunakan ketika kamu sedang mencari informasi tertentu. Misalnya, kamu ingin menemukan tanggal, nama, angka, atau fakta tertentu dalam sebuah artikel. Dengan scanning, kamu bisa langsung mencari informasi tersebut tanpa membaca keseluruhan teks secara mendetail.

4. Cari Topic Sentence dan Signpost Words

Saat membaca, coba perhatikan kalimat yang menyampaikan gagasan utama dalam sebuah paragraf atau topic sentence. Dari sini, kamu bisa lebih mudah memahami apa yang sebenarnya ingin dibahas dalam paragraf tersebut.

Selain itu, perhatikan juga signpost words seperti “however”, “in contrast”, “on the other hand”, atau “most importantly”. Kata-kata ini bisa menjadi petunjuk untuk memahami hubungan antara satu gagasan dengan gagasan lainnya.

5. Gunakan Konteks untuk Memahami Kata dan Makna Teks

Menemukan kata yang belum kamu kenal bukan berarti kamu harus langsung membuka kamus. Coba lihat kalimat sebelum dan sesudahnya untuk mencari petunjuk. Dari konteks tersebut, kamu mungkin bisa memperkirakan arti kata tanpa harus menerjemahkan semuanya.

Kamu juga bisa mencoba menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia. Dengan begitu, kamu nggak hanya memahami apa yang tertulis secara langsung, tetapi juga belajar menangkap makna yang tersirat dalam teks.

6. Latih Reading Skills dengan Program Active Reading

Kalau ingin membiasakan diri menggunakan berbagai strategi tersebut, kamu bisa berlatih melalui program Active Reading dari ClarityEnglish. Program ini menyediakan latihan reading skills dalam enam level, mulai dari Elementary hingga Advanced, dengan berbagai jenis teks dan latihan interaktif.

Materinya mencakup berbagai kemampuan seperti prediction, skimming, scanning, guessing meaning from context, topic sentences, dan inferring meaning. Teks yang digunakan juga beragam, mulai dari artikel dan email hingga puisi, resep, cerita, dan advice columns.

Dengan latihan yang konsisten, kamu bisa terbiasa memilih strategi membaca yang sesuai dengan tujuan dan jenis teks yang sedang dihadapi. Jadi, active reading nggak berhenti sebagai konsep, tetapi bisa kamu latih langsung untuk membantu meningkatkan reading comprehension bahasa Inggris.

Kamu dapat mencoba langsung menggunakan Active Reading di website berikut ini, ya!

Kesalahan Umum yang Bikin Reading Comprehension Kamu Stuck

Sudah mencoba active reading, tetapi masih merasa sulit memahami teks bahasa Inggris? Bisa jadi, tanpa sadar kamu masih melakukan beberapa kebiasaan yang justru menghambat proses memahami bacaan. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Terlalu fokus menerjemahkan setiap kata
    Membaca jadi terhenti terus-menerus hanya karena ada kata yang belum kamu tahu.
  • Mengabaikan konteks bacaan
    Hanya melihat arti kalimat tanpa menghubungkannya dengan informasi di sekitar.
  • Tidak mencari ide utama
    Terlalu sibuk memperhatikan detail sampai kehilangan inti pembahasan.
  • Langsung menyerah saat menemukan kata sulit
    Padahal, makna kata sering kali masih bisa ditebak dari konteks.
  • Membaca tanpa tujuan
    Tidak menentukan informasi apa yang ingin dicari membuat fokus membaca jadi kurang terarah.
  • Hanya membaca ulang tanpa benar-benar memprosesnya
    Mengulang bacaan berkali-kali belum tentu membantu kalau kamu tidak mencoba merangkum, bertanya, atau menghubungkan informasi yang sudah dibaca.

Jadi, kalau ingin reading comprehension kamu semakin kuat, coba perhatikan lagi kebiasaan-kebiasaan tersebut saat membaca. Dengan menghindarinya, kamu bisa membuat proses active reading lebih efektif dan memahami teks bahasa Inggris dengan lebih utuh.

Teks bahasa Inggris sebagai latihan active reading

Penutup

Memahami teks bahasa Inggris ternyata bukan cuma soal mengetahui arti setiap kata. Kamu juga perlu melihat konteks, menemukan ide utama, dan menghubungkan informasi agar bisa menangkap maksud bacaan secara utuh. Karena itu, teknik membaca seperti active reading bisa membantu kamu lebih aktif dalam memahami teks, bukan sekadar membacanya sampai selesai.

Kalau selama ini kamu masih sering merasa “tahu semua katanya, tapi nggak paham maksudnya”, coba mulai ubah cara membacamu. Dengan latihan yang rutin dan teknik yang tepat, kemampuan reading comprehension kamu bisa berkembang sedikit demi sedikit.

Referensi

CBAL. (n.d.). What happens in our brains when we read? CBAL

Clarity English. (n.d.). Active Reading: Learning to love reading. Clarity English

Clarity English. (2020). ClarityGuide: Active Reading. Clarity English Active Reading guide

Clarity English. (n.d.). Clarity English: Active Reading user guide. Liverpool City Library. Active Reading User Guide

English Academy. (2025, August 26). 5 cara memahami teks bahasa Inggris dengan cepat. English Academy

Fadila, L., Dalimunthe, S. A., & Siagian, N. (2024). Strategies to improve English reading comprehension. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 2(3), 16–25. https://doi.org/10.61132/fonologi.v2i2.774

Glints. (2026, March 24). Apa itu teknik membaca aktif? Yuk, simak lebih lanjut! Glints

Glints. (2026, July 22). Reading comprehension: Arti, manfaat, dan cara meningkatkannya. Glints

Masoem University. (2022, April 22). Trik belajar membaca untuk melatih kemampuan reading bahasa Inggris. Masoem University

Open University. (n.d.). Active reading: Critical reading techniques. The Open University

UsingEnglish.com. (n.d.). Master active reading strategies for better comprehension. UsingEnglish.com